Antara Marah dan Maaf


betapa laknatnya dia
yang sekian tahun tanpa maaf
hanya kehidupan
tanpa merasa bersalah
dan tetap bertahan dalam amarah

entah mengapa engkau
yang hanya ada
tapi tak berkata
tak ku tahu apa yang terjadi padamu
tapi yang kutahu dulu kau marah
setelah itu kau hilang

tanpa rasa sesal
kau pergi dengan rasa itu
tapi ku tetap ragu akan sikapmu
yang selalu bimbang
seiring waktu berjalan

Marah tetaplah marah
sikap tertutupmu membuatku bimbang
masih adakah celah dihatimu
yang sempat kulukai
dan menjadi kebimbangan hingga kini
Antara marah dan maaf

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s