Etikom, Hujan kemudian Komsos


wah, mungkin sesuatu yang aneh ketika saya mencoba untuk mengambil mata kuliah etika komunikasi yang biasa disingkat dengan etikom. ya jelas karena ini ditujukan buat angkatan tahun ke tiga.tetapi saya yang masih ditahun kedua setidaknya bukan berani, tetapi saya memang tidak yakin karena lupa ngerevisi. but tetap jalanin aja.
karena untungnya nggak sendirian, masih ada beberapa teman-teman saya yang mengambil mata kuliah ini. sungguh sangat aneh ketika saya pernah mendengar komentar-komentar untuk mengambil mata kuliah semester atas. Apakah mereka tidak berpikir kemampuan yang harus dimiliki ketika ingin mengambil suatu mata kuliah, bodoh memang tidak karena pendapat itu berbeda-beda nilainya. cuma saya anggap aneh saja yang mengira seperti itu karena disini bisa ambil mata kuliah apa aja kok… hehehe…
mungkin ini pelajaran buat saya ketika mengambil mata kuliah disuatu semester. tetapi jalani saja sebaiknya, dan belajar lebih dini dengan hasil yang maksimal itu saja yang bisa dilakukan sekarang agar nggak ngulang ditahun depan.
tetapi masih ada makluk lain yang terjebak dimata kuliah yang lain. Ada aja si Aldy yang ngambil PSTV. cihuy tuh anak, pinter juga…
tetapi hujan sudah datang,musim hujan menghiasi hari demi hari. dan teringat komsos yang belum saya kerjakan(saya karena ini kelompok kecil,hanya saya dan yogi) hahahaha….
yang lain lewat!

4 thoughts on “Etikom, Hujan kemudian Komsos

  1. zulfigitu said: Alasan ini patut diapresiasi nih…Jarang2 ada mahasiswa yang mau ngulang karena ndak puas,,,mungkin kalimatmu kurang lengkap wi.. yang benar ditambahi kurang puas nilainya…. hehehe

    tepat sekali! tepat sekali kurang puas

  2. danangwawan said: siapa tahu perlu mengulang dilain hari jika kurang puas.

    Alasan ini patut diapresiasi nih…Jarang2 ada mahasiswa yang mau ngulang karena ndak puas,,,mungkin kalimatmu kurang lengkap wi.. yang benar ditambahi kurang puas nilainya…. hehehe

  3. zulfigitu said: Sebenarnya, setelah dipikir-pikir, mengambil mata kuliah atas tu ga terlalu berhubungan dengan sudah-tidaknya kita ngambil mata kuliah yang berhubungan. Tapi, bagaimana kesiapan kita utk mengejar ketertinggalan.Etikom contoh konkretnya. Meski ditujukan buat kami(angkatan 06), bukan berarti kami memang telah siap secara intelektual. Yah, lagi2 hanya keterpaksaan sejarah. *halah*

    nah itu dya mas. mungkin dengan keterpaksaan sejarah itu, terkadang mungkin mencoba untuk mengambilnya. siapa tahu perlu mengulang dilain hari jika kurang puas.

  4. Sebenarnya, setelah dipikir-pikir, mengambil mata kuliah atas tu ga terlalu berhubungan dengan sudah-tidaknya kita ngambil mata kuliah yang berhubungan. Tapi, bagaimana kesiapan kita utk mengejar ketertinggalan.Etikom contoh konkretnya. Meski ditujukan buat kami(angkatan 06), bukan berarti kami memang telah siap secara intelektual. Yah, lagi2 hanya keterpaksaan sejarah. *halah*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s