Badai-Mubul-KNP


Tiga moment ini sangat menarik untuk langsung dijadikan satu runtutan kejadian karena masih dalam satu minggu dalam bulan yang sama dan masih satu runtutan kegiatan yang secara tidak langsung saling mempengaruhi satu sama lainnya.
Pertama Badai yang menimpa UGM, ada fotonya juga. kemudian Mubul sebut panjangnya Musyawarah BulaksumurPos-mubesnya persma, dan KNP panjangnya Kulo Nuwun Party acara rutin tahunan dari angkatan baru di jurusan Komunikasi.
Nah dari ketiganya juga merupakan suatu urutan kejadian dalam tiga hari jumat sampai minggu. Sudah cukup membuat heboh Indonesia walau pemberitaannya nggak terlalu mendalam yaitu Badai(tapi katanya perbedaan tekanan udara) yang melanda UGM, kemudian Mubul dan KNP yang nggak sama sekali diliput media tetapi disini pencetak, tempat komunitas para calon-calon pekerja media. Memang tidak terlalu susah untuk merunutkan kejadian-kejadian yang telah terjadi disekitar kita,tetapi yang cukup susah adalah mengingat-ingat kembali detail-detail kejadiannya dan menumpahkannya dalam sebuah tulisan. Nah mari budayakan menulis begitu katanya, agar imbang antara ngomong dan nulis. nggak cuma ngomong doang jadinya.
Mari menghubungkannya.

Badai-Mubul
kalau yang ini sepertinya tidak ada hubungannya, cuma cuaca saja karena tidak terlalu berdampak dengan jalannya kegiatan atau apapun yang berhubungan dengan mubul saat itu.

Badai-KNP
nah kalau ini siapa nggak bakalan lupa teman-teman komunikasi di UGM, yah ini memang membuat UGM pada umumnya udah berantakan apalagi kalau ada acara-acara saat itu atau sehari setelah badai. Dalam hal ini memang kita semua tidak dapat memprediksi apakah badai itu datangnya kapan, tetapi yang dapat ditebak-tebak itu ya kapan hujannya-maklum saya masih demen tebak-tebakan hujan.
hubungan keduanya seperti hubungan sebab dan akibat-lupa saya pakai teori apa. yang jelas memang setelah UGM porak-poranda pasca angin ribut(ganti badai dengan angin ribut aja) semua kegiatan terpusat pada perbaikan-perbaikan fasilitas yang rusak, pohon-pohon tumbang, kabel-kabel yang putus, atap-atap yang berterbangan, dan beberapa bagian bangunan yang rusak karena angin ribut tersebut. Nah mari kembali kehubungan sebab-akibat dari angin ribut dan KNP. KNP yang sedianya diadakan di lapangan Sansiro Fisipol memang sedikit terhambat karena si Badai yang terjadi sehari sebelum KNP diadakan. Inilah yang menjadi dasar kenapa KNP tahun 2008 ini bisa dikatakan buruk sekali dibandingkan tahun-tahun sebelumhya, faktor cuaca inilah yang menjadi alasan utamanya. Lapangan sansiro belum sepenuhnya bersih, kepel masih tertutupi dahan-dahan yang jatuh begitulah yang saya lihat ketika panggung dipasang tepatnya malam ketika badai itu reda dan saya datang ke kampus untuk melihat keadaan pasca angin ribut apalagi masih dalam keadaan cukup gelap gulita karena saluran listrik UGM masih lumpuh. Nggak cukup lama saya berada di kampus karena saya sepertinya dianggap asing oleh para panitia KNP yang menjaga pada saat pemasangan panggung tersebut,mungkin dalam keadaan gelap mereka jadi tambah nggak bisa lihat muka saya yang memang agak gelap juga.
Nah mungkin yang perlu diketahui antara badai itu dan KNP adalah panitia KNP harus memiliki plan B, yaitu ketika benar-benar hujan yang terjadi pada hari H itu benar-benar terjadi(sebenarnya memang sudah terjadi) jadi sudah ada bayangan ketika hal-hal yang tidak diinginkan terjadi maka “what you must doing?” udah ada. Coba deh kalau plan B baru terpikir pada beberapa jam sebelum acara dan hujan juga belum berhenti? apakah ini menjadi kesalah mereka yang nggak konsultasi dengan angkatan diatasnya, bagaimana caranya ketika terjadi seperti ini, itu dan sebagainya hal-hal yang tidak diinginkan tetapi saya yakin teman-teman sudah melakukan itu.
Nah itulah yang mungkin terjadi sebab akibat antara badai dan KNP, semoga bisa dijadikan bahan pelajaran ketika mengadakan event-event nantinya.

Mubul-KNP
yang jelas ini mirip-mirip dengan yang diatas, hubungan sebab-akibat pasti. yang ikut Mubul nggak semuanya bisa hadir KNP, yang hadir KNP juga nggak semuanya nggak hadir mubul. karena secara struktural dibulpos memang cukup banyak yang berasal dari komunikasi sehingga wajar saja kalau KNP kali itu nggak bisa dihadiri oleh teman-teman komunikasi yang dibulpos. mungkin karena tanggalan yang kurang pas jadinya nggak bisa dateng, memang ada teman-teman yang datang tetapi jam-jam malam sekitar jam sembilanan, untuk menghadiri KNP kemudian kembali lagi ke penginapan untuk melanjutkan Mubul. dan disini saya melakukan tindakan bodoh! Mubul ketiduran gara-gara baring-baring diranjang kamar samping ruang rapat, dan terbangun pada jam 1 pagi lewat. parah,tetapi dari sedikit cerita dari teman-teman yang baru dari KNP seperti diatas. KNP rada kacau, buruk, halah apalah sejenisnya.

Suatu saat mungkin bisa dijadikan bahan pelajaran ketika cuaca memang benar-benar tidak bersahabat….

“coba kalau kamu datang,dia lebih keliata imut2nya”
for R****

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s