Pongki Jikustik Tadi Pagi



Saya secara sangat tidak sengaja sekali pagi itu, tepatnya sekitar pukul 09.00 setelah usai mengumpulkan paper pengganti UAS pada jam setengah 8 pagi. Karena kebetulan perut sedang laper, dan sangat perlu di isi dengan makan-makanan yang gampang dinikmati di lidah, serta nggak perlu berlama-lama untuk menguyahnya. Akhirnya saya putuskan untuk sarapan di Bubur Ayam Jakarta 89, yang terletak tidak jauh dari Kosanku yang lama yaitu di Flamboyan.

Bubur Ayam yang telah berdiri sejak saya semester 2 ini, pastinya saya tidak tahu. Memang pertama kali dan sampai saat ini masih di Kafe Cheers Corner. Tempatnya yang strategis ini menjadikan tempat ini selalu ramai, pagi sampai malam. Maklum pagi sampai siang sekitar jam 11, itu digunakan jualan Bubur Ayam Jakarta itu dan sore sampai malamnya Cheers Cornernya yang beroperasi.

Nah sudah biasanya kalau saya malas mencari makanan yang sulit untuk dikunyah, saya lebih memilih untuk lagi-lagi makan bubur ini. Entah karen males ngunyah, atw karena dulu dekat kosan.

Nah pagi itu sangat biasa bagi saya, ramai pembeli ditempat itu. Dan seperti biasa, yang punya pun terkadang menjaga warungnya. Nah kenapa bisa tahu kalau yang punya warung ada, lah mobilnya parkir tidak jauh dari tempat jualan kok.

Saya pun seperti biasa juga datang ketempat itu, langsung memesan semangkok bubur ayam seperti biasa dan teh hangat. Tetapi ketika baru masuk mata saya langsung tertuju pada salah satu vokalis band Jikustik(sebut saja Pongki-karena ini emang namanya), bener kagak ya doi vokalis. tapi yang jelas doi bertiga bareng mungkin manager, bisa kawan main, dan so pasti yang satu lagi itu yang punya tempat Cheers Corner sendiri.

Memang agaknya lebai ngelihat artis,tapi saya bisa aja. Lah yang istimewa ialah saat itu kebetulan saya juga membawa DSLR saya di tas, dan saya langsung saja jepret-jepret. Maaf lagi-lagi melupakan etika fotografi, dan harusnya minta ijin dulu kepada yang diambil gambarnya. Tapi apa naluri pengen jadi Paparazzi, jadinya asal jepret aje nggak pake ijin dari yang bersangkutan.

Nah beralih dari minat saya untuk mengambil gambar Pongki Jikustik saat makan di Bubur Ayam Jakarta 89 ini. Saya hanya iseng saja, dan yang punyapun menyambut dengan senang juga. Lumayan katanya, buat dokumentasi kan bisa di pasang di sini(gerobaknya).  “Tar aku minta ya softfile fotonya, biar aku yang edit sama cetak” Ujarnya Priyo pemilik bisnis bubur ayam ini.

“beres mas, tar deh saya kesini lagi saya kasih”balasku singkat. Dan dari mereka bertiga, antara Pongki, mungkin juga managernya, dan pemilik lahan Cheers itu. Ada bisik-bisik tetangga, mungkin juga ngobrolin yang ringan-ringan karena menurut pengakuan Priyo yang juga kenal dengan mereka. Dari pendengaran saya yang memang agak-agak budek(ketutupan rambut yang gondrong nggak terarah) mungkin membicarakan rencana manggung,atau pengalaman manggung atau entah apa yang dibicarakan mereka bertiga.

Kelar motret, makan, dan ngobrol singkat ama Priyo eh trus cabut deh.

mau tahu cara untuk ke Cafe Cheers Corner ini? disini

6 thoughts on “Pongki Jikustik Tadi Pagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s