Analisa Pacaran [aneh] 1



Sekedar untuk berbagi dari pengalaman yang telah saya lewati bukan sebagai orang yang mempunyai pacar tentunya. Mungkin bukan hal yang mudah ketika kita dihadapkan untuk menjalin suatu hubungan yang bernama pacaran itu.

Sebelumnya sekitar SMP saya sudah mencoba mencari makna pacaran sendiri dan berakhir di suatu buku unik dengan judul bengkel cinta remaja, yang saya agak lupa apa penerbit dan siapa yang nulisnya. Tetapi kalau tidak salah ingat pun, buku itu membahas pacaran sendiri seperti apa dalam ranah religi-agama Islam tentunya. Dari sedikit pengetahuan mengenai pacaran dari buku itu, yang pada jaman jebot dulu masih jarang sekali teman-teman seumuran saya membaca buku yang cukup berbobot seperti itu. Nah kebetulan saya pun nggak sengaja untuk membeli dan kemudian tertarik untuk membacanya, sebenarnya pun dulu ini buat ngerecokin si mbak yang lagi kasmaran nggak tahu sama siapa.

Seperti layakny sebuah kitab-ceile kitab pacaran apa ya, saya pun membacanya benar-benar seksama dan berhati-hati agar mendapatkan makna dari buku itu. Dan sepertinya menjadi salah satu refrensi pengamatan saya terhadap sesuatu yang bernama “pacaran” atau “pacar” atau apalah.

Ups! lagaknya udah kayak peneliti psikologis aja ya? neliti pacaran segala, padahal mah kata orang-orang yang ngejalaninya sendiri ya gitu deh. “Jalani aja, nggak usah pake teori” celetukan orang yang mencintai pacarnya. Tetapi memang bukan peneliti psikologis remaja, melainkan sekedar berbagi apa yang pernah beberapa teman-teman yang mengaku pacaran dihadapan saya dulu ketika masih baru-baru membaca buku itu-yaaa… jaman SMP lah.

Mari bung rebut kembali!
nah itu bukan digunakan pada salah satu lirik lagu wajib nasional. Tetapi semangat 45 seorang cewek yang pacarnya direbut sama cewek lain entah karena yang pertama ini kurang hot, kurang chubby, atau kelewat kurus. Nah semangat ini pun lahir karena sang cewek itu sendiri sungguh sayangannya kebanyakan-sampai tumpah-tumpah, atau bisa juga merasa nggak ada stok cowok lain sehingga hanya ingin pada cowok yang udah direbut sama cewek lain. Mungkin bisa juga karena ada suatu hal privasi yang nggak layak diutarakan-ya tau sendiri ntar, yang mendorong cewek pertama ini sungguh ingin mendapatkan kembali lelaki pujaan hatinya itu pada dekapannya.
weleh-weleh… sungguh obsesi sekali cewek itu pada lelaki yang sulit dibayangkan bentuknya seperti apa, sampai-sampai disukai banyak wanita. Nggak kebayang kalau saya yang jadi dia-bodo deh kamu mau balik, tapi aku udah bosen, hahahaha… Saya tiba-tiba memiliki hasrat playboy cap abal-abal.

Nah males berslogan karena otak saya udah kepenuhan slogan kampanyenya parpol 2009 yang menghujam saya melalui berbagai media. Dari media ecek-ecek alias baliho,dkk sampai media online. Dan nanti kalau boleh pinjem taglinenya salah satu partai ataukah calon dari partai tersebut, “hidup adalah perbuatan”. Kayaknya asik ya? dipinjem bentar deh buat analisa aneh mengenai pacaran.

“hidup adalah perbuatan” semoga saya pun tidak salah apa benar ini tagline salah satu parpol-kalau salah biar aja, wes kadung je.
pacaran adalah perbuatan, ya iyalah kalau nggak pacaran ya nggak “berbuat” namanya. hidup adalah perbuatan, dalam artian disini bisa dijadikan dalam pacaran. Ya yang namanya hidup itu berbuat, apalagi kalau pacaran. Duh nggak kebayang berbuat apa, dengan siapa, dan berbuat apa-salah satu lirik lagu juga bisa masuk tuh.
Nah mungkin bisa ditelusuri hubungan pacaran tersebut dalam skema hidup adalah perbuatan itu tadi. Kalau pacaran mau asik ya dibawa asik, karena dalam hidup adalah perbuatan. kalau mau pacaran yang agak mellow ya bisa dibawa agak cengeng-cengengan dalam hidup berpacaran, dan karena itu hidup adalah perbuatan-kalau kamu dalam pacaran sendiri mellow ya bisa dikatakan kamu hidup pacaranmu mellow juga.
Karena ketika hubungan pacaranmu selalu isinya tangis, sedih dan cemburu akan membuat track recordmu dalam berpacaran selalu ungu-kalau hitam berarti kelam. Nah gimana caranya mewarnai hidup pacaranmu itu, mungkin dengan sedikit berlibur bersama pasanganmu dengan modal sendiri-sendiri, dan jangan berharap dibayarin semuanya oleh pasanganmu. Kiramu udah nikah apa? semuanya minta ditanggung sama pacar, nek koyo ngono kelewatan berarti pacaranmu. Maaf nggak ada kata kelewatan dalam kamus pacaran katanya sih, karena itu kembali tergantung pasangan yang menjalankannya menganggap sesuatu hal itu kelewatan atau bukan.

Nah setelah iseng-iseng dengan tagline yang menjadi aneh ketika dihubungkan dengan makluk yang bernama pacaran, sepertinya cukup deh untuk maen-maen taglinenya.

12 thoughts on “Analisa Pacaran [aneh] 1

  1. meylanfredy said: mending ngomongin kira-kira produk apa yang akan pertama kali menjadikan Ponari sebagai bintang iklan. Oreo, Biskuat, Milo, Milkita, Scott Emulsion, Extra Joss, atau Fiesta???

    Rinso. ntar nyucinya digosok pake batunya Ponari. hahaha…

  2. gak perlu di analisis….angel…jalanin hidup aja yang udah berat…dapat pacar yang mampu meringankan beban hidupmu (bukan semata-mata materi) dan sanggup saling meringankan beban hidup masing2 aja udah bagus…..jalanin aj

  3. seperti biasa….tulisanmu ngalor ngidul nggak jelas juntrungannya…..hal ini diperparah dengan pilihan topik yang diangkat. Cinta dan pacaran.BASI Wik…basi…..mending ngomongin kira-kira produk apa yang akan pertama kali menjadikan Ponari sebagai bintang iklan. Oreo, Biskuat, Milo, Milkita, Scott Emulsion, Extra Joss, atau Fiesta???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s