Secangkir Teh Manis Panas Setia Membatalkan Puasaku.



Tidak terasa sudah sampai pada Ramadhan yang ke-6, dan dari semua hari yang kulewati di Ramadhan ini memang serasa ingin sedikit lebih baik dari tahun sebelumnya. Dari segi ibadah pun harusnya lebih mantap, dan masih terus berusaha. Tetapi dari segi job mungkin lagi seret, dan kecil kemungkinan ada uang THR karena nggak ada yang nawarin kerjaan sampai hari ini. Tapi tak masalah bagi saya, ketika job lagi seret mungkin sebuah teguran supaya lebih baik dulu ibadah Ramadhannya. Dan siapa tahu diberikan kemudakan job dilain waktu.

Lain halnya para ramadhan tahun lalu, saya masih kost di daerah Gejayan yang kebetulan di depan kos ada angkringan. Tahun ini memang beruntung tinggal dirumah sendiri,tapi sayang untuk mencari makanan perlu keluar lagi. Jikalau tahun lalu saya masih menikmati jajanan angkringan dari mas Anto yang biasanya juga melayani para pembeli yang lain terutama anak kosan, kali ini saya harus bisa menyediakannya sendiri dirumah.

Biasanya untuk menikmati hidangan buka puasa saya memesan segelas teh panas ataupun milo untuk membatalkan puasa saya di angkringan tersebut. Kemudian disusul dengan beberapa jajanan ringan seperti sate kerang, usus, ataupun gorengan yang mengganjal sementara sebelum makan besar nanti. “Mas Anto, teh angetnya satu ya mas!” begitu biasa saya memesan padanya. Dan biasanya saya memesan ketika 5 menit sebelum berbuka, dan itu cukup sekali untuk membuat sekitar 5 gelas minuman lain.

Setelah menikmati jajanan angkringan pun saya langsung seperti biasa ngeloyor masuk ke kamar kos buat Maghrib berjamaah dengan anak kos yang lain. Biasanya meng-ekspansi ruang tengah yang sempat saya dan teman-teman jadikan tempat syuting film buat lomba. Tidak perlu langsung membayar, karena Mas Anto ataupun adeknya-Mas Baim sudah hapal dengan kami satu persatu penghuni kos tersebut. Walaupun tidak semuanya ngebon sementara, kadang ada juga yang langsung membayar setelah menghabiskan menu pembatal puasa di angkringan tersebut.

Mungkin itu kisah ketika masih cukup santai di kos, tetapi ketika mendapat job untuk ngebantuin acara ngabuburit di Dixie barengan Mas Adit. Saya mungkin menu buka puasanya agak beda lho, ya maklum lah jajaran panitia kecil pun dihitung juga oleh Mas Adit masalah buka puasanya. Mungkin saat itu saya tidak mendapat teh panas, tetapi mendapatkan es teh yang segar kemudian disusul langsung makan besar.

Ketika terlibat di acara ngabuburit di Dixie itu saya dan teman-teman lain sudah harus stay sekitar ba’da Ashar untuk prepare tempat bersama mas Gilang. Kami memang pasangan perkap tidak hanya dikampus, di B21 pun iya. Dengan man power kami berdua sebenarnya cukup saja untuk mengurus event seperti ini, karena tidak membutuhkan banyak tangan. Dan itu pun saya masih merangkap menjadi dokumentasi acara.

Sesibuk apapun di acara ngabuburit di Dixie tahun lalu, tidak lupa untuk berbuka di angkringan depan kosan kalau sedang tidak ada jadwal di Dixie. Memang kalau sedang ada jadwal acara, jatah makan berkurang karena sudah makan duluan disana, sedangkan kalau tidak ada jadwal mesti nyari makan ataupun sekadar menu buka puasa.

Disetiap kesempatan dari waktu ke waktu saya selalu memilih teh manis panas sebagai menu pembatal puasa setelah itu air putih. Mungkin tempatnya saja yang berbeda, di angkringan, di Dixie atau dirumah saja. Kemudian menu lanjutannya yang berbeda, tapi semuanya tak menjadi masalah selama itu cukup mengembalikan energi seharian tadi.


Semoga puasa Ramadhan ini membuat kita menjadi semakin baik dari sebelumnya.

2 thoughts on “Secangkir Teh Manis Panas Setia Membatalkan Puasaku.

  1. junedgde said: dicari pak ariftaplak meja ma lampu katanya lum dibalikin buat aksi kreasioh ya, thanks buat kemarindateng ya pas malam puncak kita besok malming

    waduh… modaro…gmn sya yg jadi taplak meja sama lampunya saja…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s