Katanya Ontime Ya?


Inget gak? setiap kita janjian ketemu sama teman kita, sudah berapa kali tepat waktu? carilah dan ingat-ingat nanti saya pengen kenalan sama teman kalian itu. Berarti dia yoi juga bisa tepat waktu, dan itu sepertinya jadi sesuatu yang cukup langka sekali diantar teman-teman kita saat ini.

Mungkin sepertinya memang jarang sekali saat ini, entah mereka yang saat itu janjian buat ketemu sedang ada kesibukan lain atau apa yang jelas cukup menyita waktu ketika kita menunggu. Keterlambatan untuk memulai sesuatu itu sungguh terkadang membuat kita mangkel sendiri, ya terlebih kalau kita juga punya schedule lain setelah itu. Bentuk ketidak ontime-an itu juga secara tidak langsung menjadi suatu identitas bangsa kita. Dan saya berharap tidak begitu tentunya.

Jadi ingat dengan teman saya yang mempunya rekor janjian ketemuan paling lama, ada Awe dan Dhito. Dan keduanya secara jelas tampak marmos (marae emosi). Ya maklum lah wajah-wajah tidak berdosa mereka itu cukup menambah kekesalan kita kalau lagi janjian yang mendesak. Tapi karena sudah sekian lama (baca: dah kenal banget dah) di telatin sama mereka (begitu kata teman-teman) jadi sudah tidak begitu kaget lagi kalau dia telat.

Permasalah utama menurut saya kalau janjian  itu saat ini sudah dengan mudah melakukan konfirmasi kalau terlambat datang menggunakan telepon seluler. Walaupun terkadang bilangnya lagi otw (on the way), tapi malah lama banget – kalau ini alasan yang kelewatan sadis.  Ngabarinnya sih sudah jalan, tapi aslinya masih mulet-mulet di tempat tidur. Kemudian fungsi telepon seluler dalam permasalah janjian ini cukup ampuh – maklum teknologi memang mempermudah kita. Dengan ngasih tau kapan sampe udah jadi, waktu menunggu bisa jadi efektif. atau bisa sedikit ngasih anceman kalau sama anak yang doyan telat. Klo kagak datang kita tinggal, kamu (yang telat) nyusul.

Itu masalahnya kalau lagi janjian dengan orang-orang yang memiliki ketergantungan terlambat datang. Jadi perlu sedikit penegasan lagi kalau janjian dengan orang-orang seperti itu. Ya biar disiplin dikit lah. hehehe…

Teman-teman Fakultas menikmati alunan musik band penutup
Teman-teman Fakultas menikmati alunan musik band penutup

Tapi kali ini saya ngerasa nyante dan asik banget ada yang telat. Ya maklum lah kali ini bukan janjian sama teman yang setelah itu mengerjakan sesuatu. Tapi acara inagurasi yang agak molor (telat juga) kelarnya, ya sebenarnya sih asik juga mendengarkan live show dari teman-teman kampus. Ya enak juga sih inagurasi yang bertemakan “kisah cinta” Fisipol lumayan asik lah artistik dadakannya. Walaupun begitu cukup menarik untuk di nikmati acara tersebut dengan penuh kesederhanaan.

Acara inagurasi ini molor kelarnya sih bukan karena mulainya yang tepat, sebenarnya sih request lagunya waktu mau udahan masih nambah sekitar dua lagu lagi. Frenz yang menjadi band pengisi acara itu memang cukup asik dengan membawa lagu-lagu bertempo slow, ya maklum lah ramadhan masak mau nge-rock. Jadinya cocok aja dengan suasana yang tidak begitu ramai, kemudian di bulan ramadhan. Emang asik kalau Diwa yang nyanyi, ya dia kan emang punya suara emas. Mungkin Diwa tidak satu-satunya yang punya suara emas di Fisipol. Ada beberapa dari ratusan mahasiswa. Ya kan dia juga anak PSM (Paduan Suara Mahasiswa) jadi memang pas lah klo ada Diwa nyanyi. Dan tentunya saya gak kaget klo dia punya suara bagus, kayak anak 2009 aja tuh yang njerit waktu diwa nyanyi. Dan saya cukup mbatin, ngopo e mbak kayak baru denger suaranya.

Yah lupakan saja dulu tuh acara inagurasi yang kemarin, cukup mantaplah pokoknya kalau lagi gak Ramadhan. Ya kalau gak Ramadhan bisa aja sampe malam, dan di sisi band-band yang mempunyali jenis aliran lain.

Komunitas Kine Se -Jogja mencoba kembali berkumpul untuk menghidupkan Forkom Kine Jogja yang telah lama tertidur
Komunitas Kine Se -Jogja mencoba kembali berkumpul untuk menghidupkan Forkom Kine Jogja yang telah lama tertidur

Dalam waktu yang berbeda, kali ini benar-benar telat buat memulai sesuatu.  Ketemu teman-teman Kine se-Jogja yang rencananya berkumpul jam setengah 5 sore rupanya jam 7 malam. Waktu yang cukup lama sebenarnya untuk sebuah pertemuan alias meeting, tapi mungkin faktor teknologi menghambat juga. Karena telepon seluler yang mengundang saya lewat pesan singkat tidak bisa di hubungi pada saat itu.

Ya sebut saja Tommy-nama beneran nih, anak yang emang cakep keliatannya tapi klo ngomong udah gak tahan dah saya ngeliatnya pengen ngelempar aja dari sini ntar biar dia ditangkap sama tukang becak terus dianter muter-muter jogja. Tapi nggak tau dia pinter atau nggak, ya maklum hanya selayang pandang mata. Doi agak me-lam-bai, mohon diperhatikan lagi agak melambai dah pokoknya. fuhhh…. dunia dunia, ada saja makluk pria feminis seperti dia.

Tapi biarlah kawan yang penting acara kumpul forkom Kine itu tidak dipenuhi orang-orang seperti dia, kalau pun iya saya bakalan lompat atau ngabur langsung meninggalkan pertemuan itu. Ya emang sih waktu itu masih ada kaum-kaum lelaki atapun perempuan tulen yang ikut meeting, jadinya saya tidak begitu takut kalau ada yang begitu-begituan dan untungnya cuma 1 doang. Klo tiba-tiba nambah makin heboh dah tuh acara.

Untungnya acara Kine itu nggak begitu lama berjalan, dengan diskusi dan sharing dari Kine yang hadir. Sambil berbagi mengenai kendala-kendala masing-masing Kine untuk suatu saat nanti berkumpul lagi.

Setelah sekian lama ngobrolin tentang kendala Kine se Jogja, rupanya dibutuhkan suatu wadah khusus yang bernama Forkom yang dulu sempat ada dan kemudian mati. Mungkin saat ini adalah usaha untuk membangunkannya kembali, entah melalui screening bareng atau apa saja. Maklum lah yang paling getol adalah UMY dan ATMAJAYA.

Tapi biarlah mereka getol-getolan mikirin screening ataupun launching. Yang penting kita tetap berkarya, dan menghasilkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s