Fallentine #3 never too late to celebrate | HASTA MANANA


Kita pindahan kesini ya kawan -> fotodeka.com
Sepertinya cerita singkat ini sepertinya telat deh seminggu malah baru turun tulisan saya, aha. Tenang kawan hanya ingin berbagi betapa asiknya ngikutin gigs seperti ini. Menikmati suasana amphi theater di TBY yang penuh, dan akhirnya saya harus lompat dari samping kiri atas. Dan penuhnya jadwal saya hari itu yang motret dokumentasi Piala Dunia Tawa yang diadain sama TPI, dan bekerjasama dengan Talenta Production, ditengah lelah dimalam minggu akhirnya saya menyempatkan mampir ke acara teman-teman Forum Musik Fisipol yang tidak lain dan tidak bukan isinya ya teman-teman kampus saya, itung-itung jagong dan menikmati musik sih. Dan sama sekali tidak berniat motret yang lebih, hanya menikmati musik untungnya saya sudah membeli tiket jauh hari. Lebih murah dong tentunya kalau nggak on the spot.

Sebenarnya saya baru kelar motret hari itu sekitar pukul 19.15 kalau tidak salah, acaranya si di Graha Bakti Wanitatama. Itu sudah termasuk beberapa orang yang lolos untuk audisi ke Jakarta, kalau motretnya nggak sampe kelar dan dapat moment pengunguman lolos Jogja bisa nggak dikasih ampun sama EO apalagi Pak Jepret yang udah nyerahin ke saya. Bekerja maksimal dan menikmati hiburan malam minggu panjang dan melelahkan.

Hentakan musiknya tidak terlewatkan karena saya masih kebagian semua, lega deh pokoknya ngedengerin The Tress and The Wild, Melancholic b1tch, Individual Life, Black Stocking dan Armada Racun. Nikmatnya menjadi penonton yang jadi saksi ramainya dan antusiasnya acara ini, dan sukses terekam oleh Awe dan di publish di Rollingstone

Event bertajuk Fallentine #3: Hasta Manana merupakan event tahunan yang diadakan secara rutin oleh Forum Musik Fisipol (FMF) UGM. Ketika orang sibuk dengan hari kasih sayang, Fallentine memperingatinya dengan cara yang berbeda. Yeah, it’s (never) too late to celebrate. Untuk Fallentine #3 kali ini, kami bekerjasama dengan The Trees & The Wild untuk sekaligus menggarap sebuah showcase bagi mereka (yang memang belum pernah tampil di Jogja). Jadilah sebuah event bertajuk Fallentine #3: Hasta Manana. Hasta Manana sendiri diambil dari bahasa Spanyol, yang artinya “I’ll see you tomorrow” atau dalam bahasa Indonesia “sampai bertemu besok”. Sebuah idiom yang sering dijadikan titel dari acara showcase The Trees & The Wild sendiri. Sebuah ungkapan dan harapan untuk bisa bertemu kembali.

Sejak menelurkan album berjudul “Rasuk” pada Februari 2009 silam nama The Trees & The Wild menjadi warna baru di kancah dunia musik Indonesia. Membawakan musik yang berbasis akustik mereka menjadi sebuah alternatif bagi masyarakat musik Indonesia yang sudah terlalu lama dibombardir oleh musik-musik seragam dengan kualitas dipertanyakan. Jasa mereka dalam usaha menyediakan musik yang baik bagi masyarakat anatara lain diganjar oleh majalah Rolling Stone Indonesia sebagai salah satu dari 20 album terbaik di Indonesia periode 2009.

Tentu tidak adil rasanya jika kenikmatan audio yang ditawarkan The Trees & The Wild tidak turut dinikmati oleh masyarakat musik di Yogyakarta, Oleh karena itu kami berniat untuk memperdengarkan dan menghadirkan musik mereka didepan khalayak Yogyakarta, dan bermain bersama dengan musisi-musisi dari Yogyakarta (sumber kalender event facebooknya FMF)

2 thoughts on “Fallentine #3 never too late to celebrate | HASTA MANANA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s