Bondan Prakoso & Fade2Black kembali !!!


-Maaf video clip Bondan Prakoso & Fade2Black sudah dihapus dari Youtube oleh yang bersangkutan-

 

Setelah sekian lama tidak mendengarkan kabar tentang Bondan Prakoso & Fade2Black sekitar tahun 2008 dengan album keroncong protol, walaupun sebelumnya ditahun 2006 mendapat penghargaan the best album rap terbaik dalam Indonesian Music Award. Bukan masalah bagi pendengar setia seperti saya yang menunggu album baru dari Bondan Prakoso & Fade2Black keluar, walaupun jeda antara satu album dengan album lain agak lama tetapi setidaknya memberikan sesuatu yang berbeda bagi dunia musik Indonesia.

Flashback

Saya nggak perlu untuk kembali mengungkapkan komposisi Fade2Black dan Bondan Prakoso. Karena di myspace milik BondanPrakoso Fade2Black sendiri sudah diterangkan, tetapi saya ingin kembali menyegarkan ingatan kita kembali. Bondan Prakoso merupakan penyanyi cilik di era 90an dengan hits si Lumba-lumba yang dulu bersama Agnes Monica. Bondan sendiri membentuk Funky Kopral (1999-2002), dan bubar di setelah Album ketiga hasil Kolaborasi Setiawan Djodi mendapat AMI Sharp Award ditahun 2003. Dan Bondan Prakoso ini kemudian berubah bentuk menjadi sebuah kolaborasi dengan grup Rap Hip hop Fade2Black (Titz, Santoz, Lezzano) ditahun 2004 terbentuklah Bondan Prakoso & Fade2Black yang mengusung aliran hiphop.

Pada masanya dulu band ini mampu menyabet penghargaan MTv Indonesia Exclusive artist dibulan November 2005, dan MTv Advance Warning award ditahun yang sama, kemudian IMA 2006 dengan kategori album rap terbaik pun disabet. Penghargaan yang diraih kolaborasi band ini merupakan sebuah gambaran sekilas kalau band ini mempunyai kualitas dalam bermusik. Bukan masalah jumlah penjualan yang mendapat ganjaran Platinum sebagai penghargaannya. Tetapi bagaimana musiknya ikut meramaikan belantika musik Indonesia waktu itu, dimana pada waktu itu juga sedang ramai-ramainya aliran hip hop dan rap. Ketika kita kembali pada masa lalu memang genre ini yang menjadi konsentrasi para penikmat musik.

Singkat cerita Bondan Prakoso & Fade2Black memiliki continuitas dalam bermusik, mempunyai kualitas dalam setiap karyanya. Tidak sekedar mengejar penjualan juga, tetapi bagaimana karya-karya mereka memang dapat benar-benar dinikmati oleh masyarakat luas. Sebuah “nama” sudah didapatkan oleh mereka, walaupun tidak pernah sampai begitu menjulang karena infotaiment, atau pemberitaan yang tidak jelas. Tetapi memang mereka mempunyai waktu dimana harus menampakkan diri atau tidak.

Hiatus

Sekitar 2 tahun setelah album Keroncong Protol, Bondan Prakoso & Fade2Black kembali meluncurkan album “For All” sebagai bukti mereka masih ada, dan terus berkarya. Bukan hanya sekedar eksistensi di dunia musik. Tetapi bagaimana karya-karya mereka diapresiasi, terutama single yang berjudul “Ya Sudahlah” yang mampu membuat industri musik semakin nyaman di dengarkan. Maklum belakangan ini memang sedang musim musik menye-menye. ataupun melayu total. Ditengah-tengah gempuran band dadakan yang  sekadar menjual lagu, bukan sebagai karya yang patut di apresiasi ini pun For All mampu untuk memanjakan telinga para Rezpector.

Merupakan sebuah album yang wajib didengarkan buat para rezpector ataupun pendengar musik Indonesia, “For All” merupakan sebuah persembahan di tahun 2010 untuk semua penggemar Bondan Prakoso & Fade2Black. Inilah daftar lagu yang terdapat dalam album barunya

Ya Sudahlah
Good Time
Tetap Semangat
Sang Juara
Bumi Ke Langit
Not With Me
S.O.S
For All
Terinjak Terhempas
Kita Selamanya
Tidurlah

Cerita dibalik Ya Sudahlah

Dalam album ini yang paling menarik adalah video clip di lagu Ya Sudahlah, dimana saya ada cerita mengenai video clip ini. Bukan cerita behind the scene, tetapi setelah video ini bereda di youtube. Yang jelas saya tau betapa riwehnya mas Vindra, mas tebleh sibuk kelar syuting video clip ini. Saya terlibat obrolan waktu nongkrong di Angkringan Umar Kayam, waktu itu lagi mikirin tentang peralatan, model, dan tempat. Walaupun saya tidak mengikuti dengan seksama, tetapi saya tahu sekilas saja memang. Mas Brama memang secara fisik mirip-mirip bondan, pas banget sama tokoh yang dimainkan di video clip ini. Yah tentunya kakak tingkat saya yang punya nama lengkap Brama Danuwinata R ini punya acting oke punya juga. Nggak sadar dah marmosnya minta ampun padahal dikampus, tapi sungguh cool sekali doi punya wajah di “Ya Sudahlah”. Kalau perempuan mungkin bakalan bertanya-tanya siapakah gerangan model video clip ini, kami pun sekampus sudah pada tahu lebih dulu. hehehe…

Twitter pun banyak dan aktif setelah saya posting link youtube, wah cepat saja sekarang era informasi digital. Walaupun orangnya waktu itu sedang berada di Jakarta pun juga langsung tahu, padahal nggak pengen dibahas. Karena bakalan rame di garapi(dikerjain) dikampus kalau sampe hot beneran mas Brama jadi model video clipnya Bondan. Semoga gosip ini bisa mereda ketika artis kita kembali liburan dari jakarta, dan kembali berkutat dengan urusan kampus yang tinggal sedikit lagi. hehe…

Bondan Prakoso & Fade2Black saat main diacara Xpresi Party 2006, Balikpapan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s