Sebuah Catatan KKN Maluku Utara [part I]


Sungguh tidak disangka niat awal bergabung dengan tim Jailolo Metal begitulah nama tim KKN kami. Niat awal ingin menikmati KKN yang dekat-dekat saja, tetapi kalau ada tim yang sebagian orangnya saya sudah saya kenal lebih dulu kenapa tidak? maka dari itulah saya memantapkan niat sudah 6 bulan sebelum keberangkatan. Tidak banyak hal yang bisa saya lakukan ketika persiapan, karena saya memang bukan siapa-siapa dalam tim itu, bukan orang yang banyak tahu tentang ini itu persiapannya. Bagaimana rencana-rencana programnya, dan saya pun sejujurnya tidak mengetahui secara detil keberangkatan sampai kepulangan. Karena memang sudah diurus oleh Aga yang kebagian ngurus-ngurus akomodasi untuk sampai kesana.

Sebuah proses persiapan yang cukup matang menurut teman-teman, dari transportasi berangkat, pengiriman kargo kebutuhan program, penyambutan disana, bermacam-macam kegiatan sampai dengan proses kepulangan sudah dipersiapkan. Kecuali hal berlibur disana yang sudah terbayang tetapi tidak terencana jauh hari. Dan semua yang dibutuhkan untuk keberangkatan juga sudah siap, secara mental kami semua sudah siap untuk menerima apapun yang ada ditempat kami KKN.  Sudah cukup lama persiapan ini, dan sudah cukup matang persiapan itu. Dan kami benar-benar menikmati KKN kami ditempat nun jauh disana yang bernama Halmahera.

Persiapan hampir setahun bersama 20 orang, walaupun sempat terjadi pasang surut anggota. Karena tekad bulat, maka bulat juga 20 orang yang fix berangkat. Tim advance yang terdiri Saya, Giri dari Teknik Geodesi, Lolitya dari Komunikasi dan Fitra dari Biologi yang diberangkatkan lebih dulu seminggu sebelum tim inti beserta DPL berangkat. Tepatnya 26 Juni sekitar pukul 11.00 berangkat menuju Surabaya, setelah kami berempat dilepas oleh teman-teman lain di Boulevard UGM.

Sebuah cerita survey yang kita dapatkan dari tempat KKN kita, adalah kita berempat mengetahui kalau rumput laut yang diharapkan ada memang tidak semuanya ada. Tetapi hal itu cukup untuk menjalankan semua kebutuhan program mengenai rumput laut, karena tempat KKN kita memang potensi sekali untuk budidaya rumput laut. Kita bisa mengenal rumput laut desa kami seminggu lebih dulu daripada yang lain, jelas lah kan yang lain pada nyusul seminggu kemudian. Itung-itung membiasakan bertelanjang dada siang hari, karena panasnya sangat sekali. Ataupun minum yang memang agak putih karena bukan air sumur. Membiasakan seminggu lebih dulu ditempat KKN membuat kami mengetahui kebiasaan, culture, walaupun dalam waktu singkat.

– bersambung –

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s