Wonderful North Maluku


4 Juli 2010

Pagi itu Adiyoga Anggoro datang lebih dahulu, ketimbang teman-teman KKN unit 168, tepatnya sekitar dua hari lebih cepat. Karena dia berangkat dari Jakarta via Manado. Dan tentunya karena waktu mau berangkat KKN itu dia sedang berada di Jakarta. Untuk lebih efisien memang dia berangkat langsung dari Jakarta.

Kami sudah mempersiapkan semuanya, suvey ke enam desa yang dianggap layak untuk ditempati sebagai tempat KKN. Dengan berbagai hasil asessment yang sudah diramu dan diracik oleh Lolitya Anindita dan Fitra Sukma, walaupun saya dan mas Giri juga turut membantu. Malamnya kami selesaikan hasil asessment, yang nanti akan di presentasikan. Maklum karena Yoga akan datang pada 4 Juli, dan tanggal 3 Juli kita selesaikan semuanya. Tentunya dirumah dinas Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Barat, Pak Abjan Sofyan yang dengan baik hati meminjamkan dua kamar untuk kami tempati sekitar tiga malam selagi menunggu teman-teman datang lengkap dan setelah kita survey di enam desa dari kecamatan Jailolo Timur selama 3 malam.

Dan inilah kali pertama saya benar-benar terkagum dengan bentang alam Maluku Utara dengan berbagai keindahan geografisnya, seperti pantai, gunung-gunungnya. Dan tentunya ini kali pertama saya menginjakan kaki disana. Dan ketika kami bertiga menjemput Yoga yang datang ke Ternate. Kami pun mengagendakan untuk belanja kebutuhan KKN yang sekiranya perlu. Kami bertiga dan Yoga bertemu di Kesultanan Ternate, Yoga diantar ojek dari Bandara dan kami habis naik angkutan kota dari Pelabuhan. Putar-putar di Ternate sehari itu memang tidak cukup, apalagi tanpa guide yang bisa mendampingi. Lebih tepatnya lagi ini waktu sempit dan tidak ada kesempatan untuk ketemu dengan kenalan.

Sayangnya saya luput untuk menemui kang Asep, kenalan dari facebook dari mbak Dyah. Dari namanya sudah tentu bukan orang Ternate, sama sekali nggak cocok. Tapi memang fotografer muda ini bukan orang asli, walaupun sudah tinggal di Ternate dan bekerja di kantor pemerintahan. Sayangnya kedatangan saya waktu itu, tidak bisa bertemu dengan beliau karena tidak ada kesempata untuk bertemu.

Penuh. Karena tempat penumpang speedboat yang didalam sudah penuh, saya pun memilih untuk berada diatas sekaligus menikmati hembusan angin, dan pemandangan alam yang indah.
RRI Maluku Utara. Stasiun radio milik pemerintah ini letaknya bersebelahan dengan kesultanan Ternate. Dan sekaligus jadi tempat meeting point dengan Yoga.
Informasi Angkutan Kota. Disini ada papan yang memberikan informasi mengenai trayek angkutan kota, saya ambil di daerah pasar Gamalama.
Halaman. Tepat di depan bangunan Kesultanan Ternate ini terdapat halaman yang cukup luas, tetapi sayangnya waktu kami datang kesana keadannya tidak terawat. Banyak bagian-bagian seperti lampu taman yang pecah, kemudian pohon yang tidak tertata dan rumput yang tinggi.

2 thoughts on “Wonderful North Maluku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s