Blunder dari Social Media


pernahkah kamu melakukan blunder? maka saya jawab iya.

Ketika ada banyak orang berpikir social media dapat semuanya menjadi tempat curhat, berbagi atau sebagainya. Ada hal yang penting dan menarik, dimana rupanya ketika sekelompok manusia tidak tersentuh social media, atau teknologinya orang tersebut mungkin tidak terkenal(dikenal) atau diketahui orang banyak, atau mungkin sekelompok tersebut bisa saja memiliki kehidupan yang lebih nyaman dan tentram tanpa persinggungan dengan teknologi baru yang ditumpangi oleh social media.

That’s make you look stupid!

Mungkin itulah yang terjadi kalau kamu tidak berhati-hati menggunakannya, atau mungkin kamu adalah salah satu orang yang sangat labil sekali ketika menjadikan sebuah media baru ini sebagai medium untuk meluapkan ketidak senanganmu, ketidak setujuanmu, atau mungkin kebencianmu. Karena mungkin kita menyadari bahwa sebuah media baru bukanlah sesuatu yang bisa menjadi pegangan atas sebuah kebenaran. Atau mungkin menjadi sebuah pembenaran, andai kata kamu tidak menyentuh social media mungkin kamu adalah orang yang sangat aman dari jangkauan dari persinggungan pernyataan. Akan tetapi lebih baik kamu memendamnya tanpa meluapkannya di medium yang berupa social media itu menjadikan kamu lebih aman dari sentuhan atau kuntitan orang-orang sekitarmu. Dan itulah yang sebenarnya membuat hidupmu lebih nyaman.

think before you tweet

Ketika kita berbicara hal ini, mungkin kalian semua menyadari akan bahaya dari social media. Apalagi hal itu akan menjadi blunder fatal bagi kalian. Akan tetapi lebih baiknya kamu segeralah membuat kloningan atas account kamu, yang mungkin hal itu membuatmu lebih nyaman untuk menuangkan segala kekesalanmu. Tanpa harus orang terdekat, atau orang yang mengenalmu menjadi kesal. Ada banyak cara untuk menghujat, menyatakan tidak senang, atau kritik dan berbagai macam melalui social media. Dan itu merupakan sebuah pilihan untuk dijalankan. Tanpa kamu merasa bersalah, ataupun orang tersebut kesal. Kamu dapat membuat duplikasimu melalui social media dan menunjukkan apa sebenarnya yang ingin kalian tunjukan dengan kandungan emosional.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s