Mencoba Menebak


Sedang Menunggu Travel Berangkat

Sedang berada di kota antah berantah (tidak perlu sebut namanya). Tidak jauh dari Jogja saya harus pergi untuk beberapa hari tugas negara. Bukan sombong menyebutnya tugas negara, tetapi lingkup yang lebih kecil lagi. Mungkin bisa ditebak-tebak sekarang sedang dimana dan ngapain.

Tentunya saya juga senang tebak menebak. Sama halnya saya sering kali menebak seseorang dari perilaku, seseorang dari karakter tulisannya, seseorang dari tingkah lakunya, seseorang dari twitter,  status jejaring sosialnya. Yang sulit ditebak dia orang yang tidak pernah menulis entah sebuah blog, notes di facebook, twitter (dengan keadaan emosional tertentu). Karena orang yang seperti itu lebih mudah ditebak ketika kamu lebih banyak intensitas berbicara langsung dengannya.

Apakah menebak sesuatu yang menyenangkan? ibarat kata kalau teman sya suka menebak hasil pertandingan dengan uang taruhan. Sedangkan saya tidak mempertaruhkan apa-apa kecuali urat saraf malu saya yang sudah putus. Apalagi kalau yang saya pertaruhkan? hanya rasa malu yang sudah hilang. Kemudian uang yang sudah tidak berharga untuk dipertaruhkan hanya untuk menebak seseorang.

Rasa-rasanya saya tidak perlu lagi mengulang kesalahan dengan menebak-nebak, andai kata saya memberanikan diri untuk bertanya dan menerima kenyataan sepahit apapun. Mungkin itu lebih baiknya, ketimbang nggak sama sekali. Karena menebak bukan jalan sebenarnya. Maka tembaklah dia (eh apaan, meracau)

Jangan coba menebak kalau kamu tidak tahu seperti apa nanti jadinya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s