AutoBlackThrough – Bondan & Fade2Black


Beberapa foto panggung saat Bondan & Fade2Black main. Saat Auto Black Through – Di Jogja Expo Centre 14 Mei 2011.

Salam Respect. Seperti biasa diakhir pertunjukan para penonton diajak untuk mengangkat tangan dengan dikepal. Sebagai bentuk respect terhadap berbagai perbedaan yang ada.

Selengkapnya lihat galeri

This slideshow requires JavaScript.

Untuk kebutuhan publikasi anda silahkan hubungi saya lebih lanjut.

Dari luar Sabtu (14/05) malam di Jogja Expo Centre tampak ramai, dari luar sudah tampak antrian kendaraan untuk parkir. Sebenarnya saya juga memaksakan diri untuk datang ke perkumpulan anak-anak berduit (baca: sugih) yang hobi modifikasi mobil. Sebut saja acaranya AutoBlackThrough, sebuah event tahunan dari produsen rokok ternama yang menarik antusias para komunitas “mobil”.

Niat dan Bondan

Sebenarnya paginya ketika mencari sarapan, saya mencoba memperhatikan salah satu baliho samping simpang empat UPN ringroad. Yang membuat saya tertarik untuk memperhatikan adalah nama salah satu band beraliran hip-hop, Bondan & Fade2Black. Sekilas melihat, saya tidak menghiraukan karena lambang merek rokok itu membuat saya tidak tertarik.

Terkadang sponsor utama rokok, terlalu besar branding pada porsi baliho mereka. Sehingga nama pengisi acara tidak begitu kelihatan, tetapi setelah saya memperhatikan baliho itu tiba-tiba saya rindu mendengarkan permainan mereka secara langsung. Mungkin kalau saya memilih untuk bermalam mingguan dirumah, saya tidak akan pernah mendapatkan gambar Bondan & Fade2Black. Mumpung lagi main di Jogja, maka saya sekalian niatkan untuk menonton dan motret. Dua niat yang tidak bisa dipisahkan, seperti perumpamaan “sambil menyelam minum air” asal nggak kesedakan air aja.

Untuk datang ke Jogja Expo Centre sebenarnya cukup dekat, karena saya tidak perlu memutar-mutar kota dulu untuk sampai sana. Akses dari rumah dekat, tentunya ketika tiba disana pun sangat ramai parkirannya dengan kendaraan roda empat sodara-sodara. Pengguna kendaraan roda dua yang kini dianak tirikan, kalau kegiatan anak mobil.

Ya Sudahlah.

Ini kali pertama saya datang ke acara pameran modifikasi mobil di Jogja, tentunya dengan niat cuma nonton Bondan & Fade2Black main. Karena venue memang luas, dan tidak ada batasan pengunjung. Saya pun meniatkan untuk datang, karena harapan saya kandas ketika melihat poster Ultah Sheila On 7 yang ke 15 di Liquid. “no Camera”.

Ya kalau dipikir-pikir itu memang kebijakan penyelenggara acara sih, tentunya dengan pemilik tempat. Karena toh Liquid memang memiliki kebijakan “no camera” dibeberapa event, dan ini sesuatu yang wajar untuk tempat hiburan malam. Kalau bisa menyelam sambil minum air kenapa tidak? Ya sama halnya dengan datang ke sebuah pertunjukan musik sekalian motret. Walaupun tidak mengurangi esensi datang ke pertunjukan musik yang menurut saya adalah mendengarkan sekaligus mengikuti lirik yang dimainkan di panggung, sekaligus diakhir tidak lupa untuk mengambil setlist. Sedangkan motret? Hanya sesekali, tentunya motret sambil nyanyi kan juga bisa? Tidak salah kan?

Untungnya dibaliho, atau mungkin diposter acara AutoBlackThrough ini tidak ada tulisan “no camera”. Maklum venue yang digunakan besar, dan mungkin kurang begitu “spesial”.  Penampilan Bondan & Fade2Black malam itu sangat apik, walaupun dengan panggung berukuran sedang, tidak terlalu tinggi, dan penonton tampaknya puas dengan efek cahaya dan teknis sound yang membuat setiap beat dari band ini enak dinikmati.

Band yang membawakan 10 lagu pada malam minggu itu, rupanya kali kedua mereka mengisi di acara AutoBlackThrough di Jogja. Sayangnya tahun lalu saya tidak datang, jadi tidak bisa menceritakan seperti apa permainan mereka tahun lalu di ABT tahun lalu ditempat yang sama.

Rezpector (merupakan nama dari para fans Bondan & Fade2Black) yang berada didepan panggung tidak begitu keliahatan banyak. Walaupun mereka sudah menggunakan atribut band hip hop ini, seperti kaos yang bertuliskan Rezpector. Mungkin masih kalah dengan jumlah pengunjung acara pameran modifikasi mobil ini.

Dari sepanjang permainan Bondan & Fade2Black, rasanya penonton tidak begitu menikmati hentakan musiknya. Terbukti dari banyaknya para penonton lebih menikmati mengangkat kamera DSLR, poket, ponsel untuk memotret. Apalagi motret menggunakan flash, yang notabene kalau foto panggung pake flash tampaknya orang itu belum mengerti. “kalau dulu orang nonton konser mengangkat tangan, kalau sekarang nonton konser tangan diangkat plus kamera” ujar teman saya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s