10 postingan yang paling banyak disamperin


screenshot sebagai bukti

Ketika musisi mengeluarkan album best of the best mereka, kebanyakan tidak hanya sekadar re-package (mengemas ulang). Akan tetapi biasanya ada diselipi satu atau dua lagu baru atau hanya lagu lama yang di re-mix kembali.

Yang membuat saya juga terbesit ikut membuat “seperti” best of the best berdasarkan visitor dipostingan blog saya. Setidaknya sudah lebih dari dua tahun blog ini eksis dibelantika sosial media yang rupa-rupanya jadi sumber informasi dibeberapa posting tulisan. Dimana nanti akan saya coba dedah, dan sedikit mereview dari 120 sekian postingan. Ada 10 top viewed yang paling banyak dikunjungi.

Untuk top view sebenarnya jatuh pada halaman home tetapi sayang hal ini tidak dihitung, karena saya memang menebar umpan dimana-mana agar para netters mampir ke blog saya. Dari multiply saya, dari LinkedIn, twitter (wafar pada 24 maret 2011),  profile di Fotografer.net, Flicker saya, dan Flavors.me punya saya bahkan kedua channel youtube saya kasih tautan ke blog saya. Jadi wajar, semua mata tertuju pada “rumah” saya.

1. Analisis CSR pada PT. Kaltim Prima Coal

Postingan ini lahir pada 7 Januari 2009, sudah tentu ini adalah tugas akhir pada mata kuliah Hubungan Masyarakat. Mata kuliah wajib, yang tentunya saya mengulang karena dapat C. Tentunya saya mengulang di semester depan dan baru dapat B saja. Cukup rasanya dapat B, karena sesuai dengan usaha saya. Mungkin saya protes kalau dikasih A, nggak jujur dong penilaian saya.

Sejauh ini saya merasa tugas akhir semester yang membawa nilai saya dapat C ini sepertinya cukup membantu para teman-teman mahasiswa para netters. Melalui internet teman-teman mahasiswa jelas mencari refrensi tentang kuliah, apalagi dalam hal ini tugas kuliah.

Dari tulisan ini saya merasa, para mahasiswa lebih memilih untuk mencari sumber informasi melalui internet. Dan hal ini juga termasuk saya, jelas lebih mudah dan praktis. Tetapi kalau teman-teman memahami proses dibalik penulisan paper ini. Mungkin teman-teman tidak akan menggunakan, lagi-lagi membaca sampai akhir paper yang notabene berakhir dengan nilai C pada mata kuliah bersangkutan.

Walaupun sejujurnya saya juga tertarik bagaimana menggiring isu lingkungan didalam pemberitaan media, termasuk pada CSR dari PT. Kaltim Prima Coal yang dimiliki oleh Bakrie Group ini. Karena masih jarang sekali media yang menggiring isu lingkungan dengan gambling. Karena ditutupi oleh lihainya kegiatan CSR perusahaan tersebut.

Silahkan baca tulisan tersebut disini 

2. Ospek Jaman Sekarang

Postingan ini lahir pada 21 Agustus 2009. Yang ini adalah waktu selo saya ketika ingin berbagi seperti apa orientasi kampus yang dilakukan Fakultas Ilmu Sosial Politik di UGM. Adalah ketakutan ketika para mahasiswa baru menghadapi kehidupan Ospek, seperti penggojlokan, sampai ada yang mengatakan “pembodohan”.

Tulisan ini coba saya tulis lebih “renyah”, agar para mahasiswa baru yang mungkin mampir ke blog saya dapat paham apa yang harus disiapkan. Selain mental, setidaknya dia sudah mengetahui culture yang ada saat orientasi mahasiswa. Fisipol jelas berbeda dengan fakultas lain.

Tetapi sebagai mahasiswa tingkat akhir, dan akhir-akhir ini saya banyak berdiskusi dengan teman yang lebih tua (kakak tingkat). Bagaimana mereka dulu ospek yang dianggap sekaramg kejam, pembodohan dan sebagainya. Dulu sempat terjadi tawuran dengan okhum fakultas tetangga. Dan itu ramai sekali katanya, sampai-sampai orientasi mahasiswa pun ditiadakan karena ada tawuran.

Nah ngobrolin orientasi mahasiswa, itu secara tidak langsung membangun bagaimana hubungan didalamnya. Karena dari awal mereka mengenal kampus, pertemanan, perkuliahan dengan cara yang berbeda. Sudah tentu mereka memiliki pemahaman yang berbeda. Tetapi sayangnya kalau dirasa-rasa yang sekarang (angkatan baru) denger-denger berbeda banget dengan jaman dulu. Ikatan perangkatan sangat erat, ketimbang sekarang? Seangkatan aja bisa dianggap terkotak-kotak (tidak memakai istilah terpecah-pecah). Nah apalagi lintas angkatan? Mungkin diibaratkan jembatan suramadu yang panjang sekali dan banyak mur-mur yang lepas. Rawan patah hubungan lintas angkatan.

Tulisan tersebut bisa dilihat disini

3. Bondan Prakoso & Fade2Black Kembali !!!

Postingan ini lahir 19 mei 2010. Berawal dari Brama yang jadi model video klip Ya Sudahlah pada album Bondan & Fade2Black yang baru. Saya iseng aja nulis, dan ceritanya sedikit me-review apa yang ada dalam satu album baru group hiphop ini. Dan sebuah kebetulan juga ada yang mengunggah video klip Ya Sudahlah di Youtube.

Mungkin karena ini berkaitan dengan musikalitas Bondan Fade2Black sendiri, yang kemarin sempat agak lama menghilang dari peredaran. Yang sebelumnya melahirkan album Keroncong Protol. Dari album For All ini membuat para rezpector (fans dari Bondan Fade2Black) sangat senang. Karena sekian lama tidak mengeluarkan album akhirnya album For All ini keluar.

Tentang video klip Ya Sudahlah yang sempat saya pasang link di posting ini, tampaknya sempat beberapa bulan bertahan walaupun pada akhirnya tidak memuaskan. Karena user yang memiliki account tersebut tiba-tiba terbanned (tentunya pada video Ya Sudahlah). Dan  cerita dibalik video clip itu, mas Vindra yang terlibat proses produksi sendiri juga bingung kenapa video tersebut belum go publik tetapi sudah ada di youtube. Mungkin pengunggah video tersebut adalah orang dalam di pasca produksi. Karena youtube memiliki ketentuan mengenai copyright, maka wajar saja video klip tersebut tidak bisa tampak.

Tulisan terkait bisa dilihat disini

4. Pagelaran Tari Klasik Gaya Yogyakarta

Dan tulisan ini lahir ketika saya sedang iseng memotret kemudian mem-publish-nya ke blog saya. Lahir pada 1 Juni 2010, masuk kedalam urutan ke-empat diblog saya. Saya sangat bangga menjadi orang Indonesia, yang memiliki keragaman budaya didalamnya. Walaupun darah yang mengalir pada saya adalah jawa, saya tidak menguasai satu pun tari jawa. Tetapi saya menyukainya (menonton).

Pada Postingan ini saya bingung kenapa juga menempati urutan ke empat? Tidak ada orang yang mengaitkan pada postingan ini. Tetapi mungkin karena saya benar-benar copy paste tulisan didalamnya berdasarkan press release, jadilah postingan ini masuk kedalam urutan ke-empat.

Terima kasih buat Mas Mimit walaupun dia nggak datang ke lokasi, dan Om Himawan yang ketemu dilokasi.

Tulisan terkait bisa dilihat disini

5. Menuju Reuni Akbar Sekolahku

Tulisan yang terpampang 10 januari 2010 ini, tampaknya perlu direvisi. Karena pada kenyataannya reuni akbar SMA 3 Samarinda tertunda (bukan batal) entah ditunda sampai kapan. Setelah sedikit melihat kembali tulisan saya disini, kok tumben ya saya bisa nulis rapi. Kata Jaki dan Awe, setiap kali tulisan saya lahir masih belum konsisten ingin menceritakan apa. Dan saya merasa ini salah satu tulisan yang beres.

Walaupun reuni akbar sekolahku itu ditunda, saya merasa banyak hal yang bisa dipelajari. Mulai proses untuk menuju reuni akbar itu tidak mudah, banyak halangan dan hambatan. Perlu banyak dukungan, sayangnya teman-teman panitia sangat minim sekali mendapat dukungan dari pihak sekolah.

Tulisan yang panjang, dan terlalu banyak kata-kata idealis yang saya umbar disinilah menjadi salah satu daya pikat om google mengarahkan kepada postingan ini. “mungkin” saja banyak orang yang bertanya mengenai “reuni akbar” akan diarahkan ketempat saya, kalau Tanya “reuni akbar SMA 3” bisa kecantol disini, tapi nggak tahu SMA 3 mana dulu? Hahaha.

Mungkin tulisan ini mengobati para alumni yang menginginkan adanya reuni akbar, karena terhitung sekolah ini sudah berumur 25 tahun lebih. Kalau dihitung sekarang hampir 30 tahun. Sesukses apakah alumninya? Dapat dilihat dari loyalitas alumni untuk sebuah kegiatan. Mungkin saja alumni SMA 3 Samarinda nggak kelihatan yang sukses, atau banyak yang sukses tapi pelit (nggak loyal).

Tulisan terkait bisa dilihat disini

6. Polder air bukan satu-satunya jalan keluar banjir di Samarinda

Pernahkah terpikir oleh teman-teman saya, yang di Samarinda ketika menghadapi sebuah rutinitas yang bernama banjir? Ketika air pasang besar, air sungai naik dan menggenangi beberapa titik di Samarinda. Ketika hujan sebentar, air juga sudah mulai menggenang dibeberapa titik yang sama, apalagi kalau hujan lebat. Alhasil jalan-jalan pun lumpuh, tidak semua kendaraan roda empat bisa lewat apalagi roda dua.

Tulisan yang lahir pada 12 Februari 2009 ini masuk kedalam urutan ke enam paling banyak dikunjungi. Mungkin terlalu banyak kekesalan masyarakat Samarinda terhadap banjir di Samarinda. Hal inilah yang membuat postingan ini banyak dikunjungi.

Statement yang saya lemparkan ditulisan ini pun dibuat se-netral apapun, maklum karena tidak ada data-data yang bisa dicari di internet mengenai hal yang berkaitan. Agar tidak menyudutkan pihak-pihak tertentu, walaupun sebenarnya yang salah adalah pemerintah kota Samarinda dan pemerintah Provinsi yang tidak mempunyai cetak biru kota Samarinda sebagai Ibu Kota Provinsi.

Menangani drainase saja nggak bisa, jelas saja untuk menangangi pengemplangan pajak tambang Kaltim Prima Coal gagal. Apalagi menyeret beberapa nama koruptor kelas kakap ke penjara urung sekali dilakukan KPK. Setidaknya tulisan ini ingin saya buat lebih panjang lagi penjelasannya, agar ada argumen-argumen yang lebih masuk akal dipemikiran orang biasa.

Tulisan terkait bisa dilihat disini

7. Memanfaatkan barang bekas

Tulisan yang lahir karena banyak barang-barang bekas ditempat saya bisa juga nyantol diurutan ke tujuh. 30 November 2009 tercatat sebagai tanggal lahir tulisan ini. Menurut topik barang bekas menurut saya pribadi tidak begitu menarik. Tetapi karena mungkin sekarang sedang gencar isu “global warming”, mungkin pemanfaatan barang bekas menjadi banyak dicari orang untuk mengolah apa yang ada disekitar mereka.

Dan sejujurnya membaca tulisan ini sekarang (2011), ngerasa agak bego aja sih. Ini adalah ide yang paling tolol ketika menjadikan rangka-rangka lemari plastik saya. Kemudian dirakit ulang menjadi rak sepatu adalah hal yang kreatif, dari Ikrar. Tentunya ada cerita menarik selang beberapa minggu kemudian.

Operasional pipa-pipa besi yang jadi rak sepatu itu dihentikan. Karena pipa-pipa besi itu, rupanya tajam sekali. Menyebabkan jari jemari Yustan robek, lebih tepatnya entah kesangkut atau dia niat nendang rak sepatu buatan Ikrar. Yang jelas kejadiannya membuat seisi rumah (lebai) berceceran darah yang berasal dari jari Yustan. Dan riwayat rak sepatu hasil kreasi kami bertiga pun kami buang, agar tidak memakan korban kaki yang lain.

Tulisan terkait bisa dilihat disini.

8. Suasana Malam Takbiran di Samarinda

Semacam liputan yang saya juga nggak habis pikir, mengapa tulisan ini bisa masuk kedalam urutan ke 8 dari sekian banyak postingan yang saya buat. Lahirnya 20 September 2009, tidak jauh-jauh juga dari tulisan sebelumnya yang lahir pada September atau Oktober. Tentunya tulisan ini saya buat di Samarinda, tepat seusai acara takbiran dan saya menulis biasa.

Sebenarnya tidak ada yang spesial kala malam takbiran, kerumunan pinggir jalan, suara takbir menggema dari sound system di kendaraan, truk, pick-up yang mengangkut orang-orang, kemudian kembang api. Tetapi masalahnya itu semua rutinitas yang terjadi di masyarakat. Melihat kegiatan itu sebagai rutinitas, kebiasaan.

Hanya keramaian yang saya tangkap dari kamera saya, mengambil beberapa foto yang mungkin secara komposisi gambar atau apapun itu dianggap tidak begitu bagus oleh teman saya. Yah sudahlah, namanya juga usaha untuk memotret. Setidaknya foto-foto tersebut dilihat sekian banyak orang.

Tulisan terkait bisa dilihat disini.

9. Useless-nya Lensa Termos Saya

Lensa tele saya dapatkan sekitar seminggu sebelum pulang ke Samarinda, kira-kira dekat dengan Pekan Olahraga Nasional. Nah karena ada beberapa alasan sudah saya jabarkan ditulisan ini. Lahir 2 Oktober 2009,  tulisan ini entah review alat terselubung kedalam tulisan curhat.

Setelah sedikit melihat kembali tulisan ini, bisa dikata saat membuat ini saya dengan sepenuh hati (sedang mood). Terbukti tulisan yang dihasilkan rapi, nyaman dibaca dan sarat pengujung. Ada yang menarik disini, orang mungkin bingung mau memilih gear apa. Dan dia mencari review, dan masuklah ke blog saya. Tentunya melihat curhatan saya yang bingung memilih gear apa.

Sekitar beberapa bulan setelah tulisan ini naik, saya pun positif menjual lensa tele ini. Dan diganti lensa wide 10-22 USM beserta flash canon 430 EX II. So worth sekali lah kedua gear ini menggantikan lensa tele 70-200 F4L itu. Dan sekarang sudah mendapat pengganti lensa tele itu, ya nggak jauh beda dengan yang dulu. Cuma lebih baik saja. Dari sini saya mengerti arti investasi alat di bidang fotografi, yaitu lensa relatif lebih stabil harganya ketimbang harga kameranya sendiri. Maka simpanlah lensamu.

Tulisan terkait bisa dilihat disini

10. Banjir di Samarinda 1 Februari 2009

Yak! Lagi-lagi tulisan terkait Samarinda. Bukan curhat atau apapun itu, tetapi malah tulisan yang mengaitkan banyak fator alam dan lain-lain. Lahir pada 1 Februari juga tentunya tulisan ini semacam citizen journalism. Mengingat tulisan ini berisi argumentasi penuh dari saya, dan tulisan.

Lagi-lagi ini hanya sedikit tulisan dan banyak foto menghiasi halaman blog ini. Setidaknya membuat orang mampir lihat-lihat dan mengunduh foto saya lebih tepatnya. Untungnya sudah saya watermark, mengingat kebiasaan orang Indonesia yang tidak bertanya tentang penggunaan foto atau mengenai menghargai hak cipta seseorang. Dengan sembarang comot tanpa ijin terlebih dahulu.

Tulisan terkait bisa dilihat disini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s