Halo Selamat Random


Halo bulan, kamu memang tidak seperti biasanya. Mungkin kamu saat ini sedang tidak mungkin menjadi purnama, atau mungkin aku yang salah kira. Ah yasudahlah.

“Dek, saya boleh tanya?” tanyaku padanya

“emang apaan mas?” dia balik tanya.

-kemudian aku terdiam beberapa saat.- 3 bulan… 6 bulan.. setelah aku kembali aku baru kembali melanjutkan pertanyaanku.

“kamu sudah punya pacar? Atau belum?” coba kuberanikan diri.

“sayangnya sudah mas, kok tanya gitu?” dijawabnya dengan agak bingung.

“ah yasudahlah, enggak apa-apa” dan aku pun mengalihkan pembicaraan itu.

-pergi beberapa bulan lagi- dan keadaan sudah berubah dia mungkin sudah ada yang punya. Kata “yasudahlah”, biasa dimaknai mungkin pasrah, atau malas berusaha.

“dek, kamu masih di Bontang?”

“enggak mas, aku lagi liburan sama pacarku di Balikpapan”

“oh yoweslah”

#sekian

Bagian diatas mungkin hal yang bikin saya ketawa, kok ya masih ya ngarepin orang yang udah punya pacar? J) bukan berharap bung, ibarat pepatah itu yuk mari usaha. Kalau memang nggak jodoh ya mungkin nggak hoki. Atau nggak hoki yang nggak jodoh? #abaikan

Kemudian saya berpikir antara hoki dan jodoh/nggak itu beda-beda tipis lah. Ibarat kata nunggu durian jatuh waktu musimnya, tinggal nunggu aja gitu deh. Tapi nunggu juga usaha, walaupun kata ustad juga berubah menjadi lebih “baik” juga usaha. #abaikan

Mas-adek memang tampaknya menyenangkan, tetapi ketika ada salah satu yang berharap lebih dan tidak imbang antara nggak tega dan sakit hati pun akan lahir.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s