Samarinda Street Photo [Feb 2012]


Samarinda dibulan Januari akhir beranjak ke awal Februari 2012, saya menghabiskan sebagian waktu liburan kuliah di kota dimana saya dibesarkan disini. Jeda antara kepulangan saya yang dulu, sekitar 6 bulan pun rasanya tidak ada yang berubah sama sekali. Sama halnya saat saya pertama kali pergi meninggalkan Samarinda untuk menuntut ilmu di Yogyakarta (tercatat Agustus 2007). Sedangkan Februari 2012 kemarin, pun balik hampir tidak ada yang berubah dalam hal kebersihan, dan keteraturan. Tetapi ketika dilihat dari sisi semakin semrawut, dan makin banyaknya pemukiman pun menunjukkan kalau dalam rentang waktu 5 tahun pun tampak jalan ditempat kota Samarinda.

Dalam 5 tahun ini pun, ada dua tampuh kepemimpinan kota Samarinda. Era Achmad Amien kemudian, pak Sjahrie Jaang pun “mewarisi” keriuhan dan kesemrawutan yang belum bisa diselesaikan saat dia menjadi wakil walikota Samarinda. Anggap saja walikota Samarinda saat ini punya “Pekerjaan Rumah” yang tidak sedikit, yang tercatat dari “kicauan” di twitter-pun seputar dari Banjir, jalan berdebu, kemacetan, dan akhir-akhir ini tambang kota yang sudah mulai tercium bau busuknya (walaupun katanya memberikan PAD kota Samarinda). Siapa sangka kota Samarinda pun tercatat dalam 20 Kabupaten/Kota terkaya di-Indonesia? yang sebenarnya hampir semua Kabupaten Kota di Kaltim sendiri berada didalam daftar tersebut.

Tetapi disaat yang “berbahagia” kota Samarinda ini pun sudah berumur 344 tahun, jauh lebih tua ketimbang kota Balikpapan yang berumur 115 tahun. Kicauan warga Samarinda pun tercatat di 10 hal yang membuat bangga jadi warga kota Samarinda disini. Setidaknya masih ada harapan dari warga Samarinda untuk menjadi lebih baik. “Jangan tanyakan apa yang negara berikan kepadamu, tapi tanyakan apa yang kamu berikan kepada negaramu!” (John. F. Kennedy). Yang lebih sederhananya kembali adalah, “Jangan tanyakan apa yang Samarinda berikan kepadamu, tapi tanyakan apa yang kamu berikan kepada Samarinda”

Apa sih yang kamu harapkan dari kota ini? Samarinda banyak orang luar kota/pulau merantau ke Samarinda (Kaltim) demi sesuap nasi. Hanya dari balik kamera saya bisa sedikit bercerita, apa yang sudah saya lihat dan rasanya tidak pernah berubah dari beberapa tahun ini.

Selengkapnya lihat slideshow

Untuk penggunaan foto lebih lanjut hubungi saya

This slideshow requires JavaScript.

2 thoughts on “Samarinda Street Photo [Feb 2012]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s