Bangkit dari Kubur


Sebenenarnya tulisan ini bukang sebuah review film horor-porno, atau film televisi lawas yang berjudul sama. Seperti beranak dalam kubur, bangkit dari kubur dan sebagainya. Tetapi kali ini kuburan itu adalah zona nyaman saya, hingga tak sadar kalau sudah semester banyak *itung jari, nggak cukup*. Untuk keluar dari kenyamanan ini mungkin butuh usaha, salah satunya kembali menghadap ke komputer jinjing (laptop ki bro) buat melanjutkan menyelesaikan skripsi yang sudah telat setahun.

Ngadmin itu…
Tepat setahun yang lalu saya sempat mengiyakan untuk membantu dibagian social media salah satu web informasi event (event.web.id) dari Bob, saya menghiyakan walaupun saya sempat jadi pengecut ketika menghadapi tantangan pekerjaan. Pengecut yang kabur (sebulan), kemudian kembali lagi untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab. Saya mengiyakan untuk membantu Maintenance akun twitter @event_jogja dan @eventweb_jkt, saya ingat bahwa social media salah satu pekerjaan yang menarik menurut saya. Dilain hal, jauh sebelum saya ditawari oleh Bob yaitu saya tahu bahwa event.web.id ini merupakan salah satu web informasi event yang sudah lama ada. Tetapi sepertinya matisuri
Sempat beberapa saat saya menghandle dua akun ini, walaupun tidak selalu update. Mengurus dua akun ini membuat saya bangkit dari zona nyaman saya. Karena notabene saya memang akhir-akhir ini berhadapan dengan notebook.
Dan hingga kini kedua akun itu pun tetap aktif untuk menyampaikan informasi kepada tweeps (pengguna twitter), toh dari sini saya mendapat undangan  gratis dari @WallsDungdung waktu ada acara #PasarPutarJogja di Galeria Mall *Alhamdulillah*

@Ismaradionline itu…

Kalau diingat-ingat lagi nama Ismaradio ini berawal dari tugas kuliah yang bernama Programa Siaran Radio, yak! sebuah mata kuliah yang termasuk dalam jajaran mata kuliah praktek yang saya ulang sodara-sodara. *sambil garuk2 meja*, bagaimana tidak membatin dalam hati kalau ingat dulu waktu berkelompok hore seangkatan dengan nama Ismaradio dan berujung nilai yang tidak memuaskan dan kudu mengulang. Ah yasudahlah… dulu saya sangat bodoh tidak mau memprotes nilai itu, alhasil saya mengulang saja ditahun berikutnya.🙂
Isma radio sendiri sebuah radio yang berlatar belakang anak muda islami, yang dinamis dan nge-pop dong😛.
Berawal dari suasana nyantai disiang hari, karena dirumah kedatangan @herwanayogi, dan kalau tidak salah ada @_sinsko. Entah dibagian obrolan mana yang tiba-tiba kok bisa tercetus untuk menjadikan nama radio Isma ini menjadi radio online, soalnya berawal dari rasa penasaran seperti apa sih sebenarnya radio biasa yang bisa didengarkan secara online. Dan juga ada radio QWERTY @pamityang2an yang berawal dari kakak tingkat di Sawit Sari, akhirnya siang itu pun saya mencari caranya dan ketemu.
Sebenarnya cukup mudah sekali, sayangnya saya belum belajar lebih mendetail mengenai teknis server, dan sebagaianya dalam siaran radio ini. Tetapi yang penting sudah bisa meng-on-air-kan playlist sang penyiar secara online, dan kami pun berinteraksi melalui twitter @ismaradionline dan fan pages Ismaradioline.

Apapun tulisannya untuk meramaikan Mei ceria ini, tulisan kali ini untuk meramaikan #31HariMenulis juga walaupun saya diluar peserta😛. Dimana ada kemauan, disitu ada jalan. Dimana kamu ingin selesai kuliahmu, maka segera selesaikanlah skripsimu.

2 thoughts on “Bangkit dari Kubur

  1. Oalah…(akhirnya) baru tau ismaradioonline itu apa? jebule proyek selo mu dan temen2 ya wik, padahal aku follow twitternya karna rame di jagat anak kom ugm, eh tapi baru sempet stalking tentang “riwayatnya” sekarang… good luck, keep sharing a good things ya manteman….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s