2 Tahun Lalu Itu …..


Flashback #2TahunLalu ada apa aja sih di Jogja? Mungkin kalau cuma kalau kamu tweet bakalan tenggelam dilautan twitter, walaupun tidak menutup kemungkinan tweet kamu bisa kamu download dengan penyedia layanan download tweet dan kalian berniat membuat buku dari tweet kamu.

Bulan Oktober-November 2010 adalah masanya Yogyakarta, Magelang, Klaten dan sekitarnya menjadi sorotan Internasional. Memangnya ada apa sih? Nah inget-inget deh ada apaan di Jogja. Tentunya ada kejadian meletusnya Gunung Merapi, Yak! Tentu Merapi kan salah satu Gunung berapi aktif didunia.

Males aja sih kalau harus ngtweet, berantai membanjiri timeline dan membubuhkan tagar #2TahunLalu atau #2TahunMerapi, ah terserah mau pakai tagar apa. Kira-kira posisi duduk dua tahun lalu dengan posisi menulis sekarang pun masih sama. Yang beda cuma suasananya, dulu televisi saya nyalakan agak nyaring diruang tengah ada Yustan dan Ikrar. Ya maklum sambil memantau berita dari media mainstream aja sih, sedangkan saat ini tinggal saya sendiri.

Dua tahun lalu mengajarkan bahwa Rakyat Indonesia itu satu, dari peristiwa meletusnya gunung Merapi menjadi sebuah pelajaran berharga untuk mahasiswa yang merantau di Jogja untuk tetap stay dan membantu diposko pengungsian, bukannya malah “melarikan” diri pulang kampung. Toh Jogja aman-aman saja kok? Bener kan?

Dua tahun lalu sih saya masih leyeh-leyeh nonton film sambil liat timeline soal merapi, tentunya akun twitter saya dulu masih @dwikm walaupun dulu sempat bolak-balik ganti dengan @fotodeka.  Ya dulu sih @jalinmerapi diadmin masih via ponsel (non-smartphone) pake via Nambu, atau kadang tweetdeck, dabr, snaptu, atau twitter client yang lain. Dan @JogjaUpdate pun belum sepenuhnya dimoderasi oleh pakde Tri (@Senggol), jadi JogjaUpdate pake Grouptweet.

Apalagi ya? Oh ya dua tahun lalu juga memberi pelajaran berharga mengenai batas tempat tinggal didaerah gunung berapi yang aktif, setelahnya ada banjir lahar dingin yang mengajarkan warga sekitar mengenai batas minimal dengan bibir sungai. Terutama terjadi banjir lahar dingin. Terutama saat banjir lahar dingin memutuskan jalur Yogyakarta-Magelang yang menjadi jalur utama Provinsi.  Mungkin kalau tidak terkena lahar dingin yang besar, mungkin jembatan kali putih tidak dibuat besar, karena notabene aliran kali putih ini dibelokan pada jaman Belanda untuk mempermudah pembangunan jalan Yogyakarta-Magelang.

Apalagi dari 2 tahun lalu mengingat merapi? Semua event-event yang diadakan pada akhir tahun 2010 total ditunda dengan tenggat waktu yang tidak ditentukan. Dan yang menariknya pada saat hujan abu yang mengubah warna kota Jogja, saya tetap hadir di Pinasthika untuk mendokumentasikan acara tersebut. Yah tentunya saat itu jalanan penuh abu, Pinasthika saat itu pun dibuka dengan menundukan kepala sambil berdoa agar kejadian merapi saat itu baik-baik saja.

Ini sekedar catatan mengenai dua tahun lalu di Jogja, yang saat itu saya sudah berniat untuk segera lulus kuliah. Walaupun akhirnya saat ini belum selesai. Ini cerita 2 tahun lalu mengenai merapi, kalau kamu?

This slideshow requires JavaScript.

4 thoughts on “2 Tahun Lalu Itu …..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s